suka duka menjadi pelayan rumah makan padang

Susah Senang & Suka Duka Pelayan Rumah Makan Padang

Menjadi pelayan di rumah makan padang itu berat. Ibarat istilah ‘bagaikan ayam mati kelaparan di lumbung padi’. Dalam beberapa hal terkadang nasib mereka seperti gambaran nasib kita, manusia yang hidup di bumi Indonesia. Dengan sumber daya alam yang melimpah, namun masih banyak orang yang kelaparan karena belum bisa diolah dan didayagunakan secara maksimal, belum lagi perilaku koruptif pengambil kebijakan. ??

Begitu juga dengan pelayan di rumah makan padang. Meskipun mereka setiap hari dijejali dengan aneka makanan dan lauk yang sudah terbukti sangat enak, namun tak jarang diantara mereka terkena penyakit maag dan asam lambung karena telat makan. Bagaimana bisa?

Mungkin kita harus bisa sedikit bersabar dan bahkan berterimakasih. Apalagi saat moment puasa seperti ini. Pelayan restoran umumnya sibuk mempersiapkan makanan dan minuman anda untuk berbuka puasa, sementara mereka sendiri tak jarang harus menunda makan/minum demi kalian. Mereka harus menunggu jam sepi untuk bisa istirahat dan makan. Sehingga akibat makan tidak pada jam makan ini, tentunya mereka rawan terkena penyakit maag.

Jenjang Karir di Rumah Makan Padang

Berkarir di rumah makan padang biasnaya dimulai dari bawah. Apalagi untuk ukuran restoran yang cukup besar, setiap karyawan dituntut untuk menguasai bidang dan keahlian tertentu hingga bisa naik ke tahap karir berikutya.

Pada level paling bawah biasanya adalah tukang cuci piring. Karyawan pada level ini bertanggungjawab terhadap kebersihan peralatan makan dan memasak. Skill yang dibutuhkan tidak begitu banyak, selagi piring-piring bersih dan tidak menumpuk.

Setelah dirasa cukup, dan sudah mendapat pengganti biasanya tukang cuci piring bisa naik level menjadi tukang buatkan minuman. Pada level ini, karyawan mulai mendapat tanggung jawab di bagian depan dan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Mereka bertugas untuk menanyakan dan membuatkan minuman. Serta merapikan meja dari piring kotor dari pelanggan sebelumnya.

Setelah melewati kedua proses ini, barulah biasanya karyawan bisa naik pangkat jadi pelayan. Pada tahap ini, tanggung jawab meningkat seiring dengan skill yang juga harus meningkat. Sebagai pelayan tentunya harus bisa melayani pembeli dengan cepat, membawa bertumpuk-tumpuk piring penuh lauk dan membungkus makanan dengan rapih.

Pelayan senior biasanya akan naik pangkat menjadi tukang masak atau kasir. Kedua jabatan ini merupakan posisi para maestro rumah makan padang. Mereka adalah orang-orang yang mengatur tumbuh berkembangnya usaha bisnis tersebut. Tukang masak, bertanggungjawab untuk urusan quality control makanan sedangkan kasir bertanggungjawab di bidang keuangan dan bisnis.

Keunikan Rumah Makan Padang

Selain karena masakannya yang cocok di lidah banyak orang, terutama Melayu (Asia). Nasi padang tentu punya banyak sisi unik lainnya yang menjadi daya tarik tersendiri.

Atraksi Pelayan Rumah Makan Padang

Pelayan rumah makan padnag dituntut untuk bisa bekerja efisien. Sehingga biasnaya mereka harus punya skil untuk mengangkat hidangan, nasi dan anek lauk-pauk, dalam sekali jalan. Sehingga wajar saja, dalam sekali menghidangkan makanan mereka bisa membawa belasan bahkan lebih piring penuh berisi lauk-pauk.

Nyari Otak? Cari di rumah makan padang aja

Satu hal lain yang tidak mungkin ada di tempat makan lainnya di manapun adalah menu otak. Hanya di rumah makan padang pelayan masih bisa tersenyum saat di tanya.

Pak, punya otak nggak?

Pertanyaan ini bisa memancing siapapun, tapi tidak bagi para playan rumah makan padang. Meskipun terasa sedikit aneh saat dijawab, “ada, masih” dan justru makin aneh saat dijawab, “yaah, otaknya udah nggak ada”.

Sehingga selain cekatan, rajin, rapih, maka sabar adalah sifat yang harus dimiliki oleh pelayan rumah makan yang terkenal dengan menu penuh kolestrol tersebut.

Tutup Selama Bulan Ramadhan

Ada tradisi yang cukup unik di rumah makan padang. Setiap kali bulan Ramadhan datang sebagain besar rumah makan padang, terutama yang sudah bernama besar, akan tutup. Moement satu bulan penuh ini biasanya dimanfaatkan pengusaha restoran untuk renovasi dan pengecetan ulang gedung. Restoran akan kembali buka pada H+2 lebaran.

Hal ini bertujuan untuk menghormati umat islam yang tengah berpuasa serta memberikan hari libur untuk karyawan restoran. Meskipun tutup, namun biasanya masih tetap ada transaksi pada sore hari, entah itu menjual aneka lauk pauk untuk orang berbuka atau hanya makanan ringan untuk takjil. Tapi tetap biasaya tidak melayani makan di tempat, hanya untuk pembelian dibawa pulang.